Inilah Lima Dosa Besar Malaysia Terhadap Indonesia

Unique Blog | Inilah Lima Dosa Besar Malaysia Terhadap Indonesia - Malaysia yang merupakan negara yang masuk dalam negara satu rumpun ini adalah negara tetangga Indonesia yang memiliki bahasa yang hampir sama dengan Malaysia yaitu Melayu. Dari zaman dahulu hingga sekarang memang hubungan Indonesia dan Malaysia tidak baik,karena Malaysia sering membuat ulah dan membuat geram Indonesia.


Baru-baru ini Bendera Indonesia juga terbalik di ajang sea games dengan alasan salah cetak,membuat banyak orang Indonesia marah dan geram. Sebenarnya di masa lalu Malaysia pernah membuat kesalahan yang membuat banyak orang geram. Berikut Informasi menariknya.....

Lima Dosa Besar Malaysia Terhadap Indonesia

1. Melakukan kekerasan kepada rakyat Indonesia
Tidak dipungkiri bahwa banyak rakyat Indonesia yang mencari rejeki di Malaysia sebagai TKI. Ternyata banyak sekali aksi kekerasan yang telah dilakukan oleh warga serta aparat Malaysia kepada rakyat Indonesia yang bekerja di sana, bukan hanya para TKI saja yang mengalami kekerasan ini bahkan diplomat, delegasi olahraga seperti wasit juga mengalami kekerasan ini. Namun, Malaysia seolah-olah tidak mengetahui dan bahkan tidak melarang warga dan aparatnya melakukan aksi kekerasan itu.

2. Sebutan Indon untuk TKI
Banyak TKI yang bekerja di Malaysia sebagai pembantu rumah tangga, buruh bangunan, buruh pabrik, dan kerja kasar lainnya. Malaysia memang sengaja menempatkan rakyat Indonesia yang bekerja di sana pada sektor kerja kasar yang tidak membutuhkan keterampilan atau bisa dibilang mereka menempatkan rakyat Indonesia sebagai bangsa yang paling rendah dan mereka sering menyebutnya dengan Indon yang artinya babu atau miskin.

3. Membajak dan mencuri kekayaan Indonesia
Banyak kekayaan Indonesia yang secara terang-terangan telah dibajak dan bahkan dicuri oleh Malaysia seperti Reog Ponorogo, lagu rasa sayange dari Maluku, dan batik telah diklaim oleh negara Malaysia sebagai budaya milik mereka. Inilah kesalahan fatal Malaysia atas Indonesia.

4. Merekrut warga Indonesia sebagai laskar wataniyah
Banyak warga negara Indonesia yang telah direkrut oleh pemerintah Malaysia sebagai laskar wataniyah yaitu pasukan cadangan yang bertugas membantu tentara Malaysia jika terjadi pertempuran melawan musuh.

5. Malaysia merebut Sipadan dan Ligitan milik Indonesia
Dosa Malaysia kepada Indonesia selanjutnya yaitu merebut Sipadan dan Ligitan. Pulau Sipadan dan Ligitan merupakan pulau yang strategis terletak di selat Makassar. Kedua pulau ini telah direbut oleh Malaysia pada tahun 2002 karena Mahkamah Internasional telah memenangkan Malaysia sebagai pemilik kedua pulau itu. Dengan kemanangan itu Malaysia semakin merajalela terhadap wilayah Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan semakin beraninya mereka melakukan pelanggaran batas wilayah Indonesia baik dari batas laut maupun darat. Banyak kasus pelanggaran wilayah oleh Malaysia yang telah tercatat oleh TNI AL yaitu pada tahun 2007 terjadi sekitar 76 pelanggaran, tahun 2008 sebanyak 23 pelanggaran, dan tahun 2009 sebanyak 13 pelanggaran. Selain itu Malaysia juga mulai mengincar wilayah Indonesia seperti pulau di Sumatera yaitu pulau Jemur, perairan Ambalat, dan juga mereka banyak menggeser patok-patok batas wilayah Indonesia yang berada di Kalimantan seperti patok yang berada di pulau Sebatik, Gunung Raya, Tanjung Datu, dan lainnya.


Lima dosa besar tersebut sebenarnya sudah dijalankan lewat jalur diplomasi,tetapi Malaysia mengulangi kesalahannya. Bagaimana menurut anda? Terima kasih telah berkunjung ke blog ini dan semoga dapat menambah wawasan anda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel